0
Ucapan Selamat Hari Ibu
Setiap ibu di muka bumi ini, akan melekat naluri mencintai anak tanpa imbalan apapun. Rasa keibuan senantiasa membuatnya dalam pengorbanan sepanjang hidupnya. Bagaimana tidak??? Ibu yang telah mengandung dalam 9 bulan dalam kondisi semakin payah. Dan mengasuhnya hingga dewasa. Lelah, capek, ngantuk, pekerjaan yang berulang setiap harinya ngga jadi masalah.

Seorang ibu dengan segala keterbatasannya selalu ada di setiap detik dan setiap fase kehidupan anaknya. Di setiap aliran darah anak, ada sari makanan halal dari masakan sederhananya. Di sela keletihannya, senantiasa ada dalam ejaan huruf hijaiyah dan hafalan Al-Qur'an anaknya. Dengan keterbatasan ilmunya, kehadiran ibu ada dalam setiap aktifitas belajar anaknya. Kala banyak pertanyaan atau hal-hal yang ingin diketahuinya, ibunya lah nara sumber pertamanya.

Karena rasa sayang tulus, seorang ibu belajar sedikit tega untuk tidak memenuhi segala keinginan/permintaan  anaknya. Karena ia tahu...itu tidak baik untuk masa depannya.

Seorang ibu akan selalu membersamai mereka untuk menjadi hamba yang dicintai-Nya.

Seorang ibu, di sela kepenatan menjalani kewajibannya akan senantiasa menyediakan waktu untuk sekedar mendengarkan cerita anak,  dan menjadi teman curhat anaknya. Kadang pula, membantu suaminya untuk menambah memenuhi kebutuhan keluarganya.

Naluri keibuan,...sungguh tidak mudah diungkapkan tapi nyata adanya. Naluri inilah yang menyebabkan semua  ibu melakukan segalanya untuk anaknya. Cinta seorang ibu kepada anaknya tidak akan pernah sama dengan cinta anak kepada ibunya.

Seorang wanita, benar-benar faham akan naluri cinta ini setelah menjadi orang tua. Tidak ada imbalan apapun yang diharapkan dari sang anak. Kasih sayang yang sebegitu besarnya sampai tidak mengharapkan segala bentuk balas.

Mungkin, di jaman nenek moyang tidak pernah dikenal HARI IBU. Namun....semua ibu akan tetap enjoy MELAYARI CINTANYA.

Seorang ibu, senantiasa punya asa suatu saat nanti anaknya akan menjadi bagian yang mengisi di setiap ruang bagi bangsa, negara dan agamanya.

Seorang ibu senantiasa berdoa bahwa kebersamaan dengan keluarga dan anaknya tidak cukup di dunia saja. Tapi juga menjadi keluarga di akherat.

Luar biasanya seorang ibu.

SELAMAT HARI IBU.

Teriring salam dan doa, peluk cium untuk ibuku yang telah merawatku hingga seperti ini.


RUKAYAH, A.Md.
Keua Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga
DPD PKS Kabupaten Blora

Posting Komentar

 
Top