0
Santoso Budi Susetyo (baju putih) ketua DPD PKS Kab Blora

Oleh : SBS

Bismillahirrahmanirrahim

Perolehan tiga kursi di DPRD pada pemilu 2019 menjadi salah satu bukti eksistensi PKS sebagai kekuatan politik di Blora sekaligus merupakan amanat yang harus diemban untuk selalu tetap bekontribusi positif bagi kemajuan dan kesejahteraan bagi warga  kabupaten Blora.

Bupati sebagai nahkoda penyelenggaraan daerah mempunyai posisi yang sangat strategis dalam menentukan arah kebijakan pembangunan. Baik buruknya pelayanan, sejahtera atau sengsara warga masyarakat menjadi tanggung jawab Bupati.

Atas dasar pertimbangan tersebut di atas maka PKS Blora merasa wajib ikut terlibat dalam mewujudkan kepemimpinan yang  berpihak kepada kepentingan warga masyarakat. 

Perhelatan kontestasi pilkada tahun ini menjadi kesempatan untuk memilih dan mewujudkan pemimpin yang memiliki integritas dan kapasitas.

"Ingin perubahan yang lebih baik"
Kurang lebih demikian jawaban yang saya berikan ketika ditanya alasan PKS Blora mengusung Mas Arief dan Mbak Tri Yuli maju sebagai calon bupati dan wakil bupati pada pilkada tahun 2020.

Ada tiga kata yang pas untuk menggambarkan sosok mas Arief yaitu muda, cerdas dan visioner.

Tahun ini usia mas Arief 40 tahun. Banyak yang meyakini ini adalah saat kematangan dan kedewasaan jiwa manusia. Secara fisik relatif masih muda tetapi pemikiran dewasa. Dengan kekuatan raga yang relatif masih prima dan bugar menjadi modal utama dalam mengemban tugas. Kedewasaan menjadi modal untuk lebih arif dalam berfikir dan bertindak terutama dalam membuat keputusan dan kebijakan.

Pendidikan mas Arief yang S2 dari UI menjadi jaminan kapasitas intelektualnya. Kecerdasan emosional yang menjadi salah satu modal kesuksesan juga tampak saat mas Arief membangun komunikasi dan relasi dengan banyak pihak. Riwayat pendidikan sebagai santri juga kedekatan dengan para ulama juga kyai menjadi indikasi kecerdasan spiritualnya. Ajaran yang saya yakini adalah akhlaq dan perangai seseorang bisa dinilai dengan siapa dia berteman.

Setiap berbincang dan diskusi dengan mas Arief saya menemukan dermaga untuk melabuhkan harapan Blora ke depan. Konsep dan pemikiran yang disampaikan membuat semakin mantab dukungan saya. Pengalaman kerja yang dulu sebagai staf menteri menambah argumentasi untuk mewujudkan visi yang dibuatnya.

Kesempatan menjadi wakil bupati periode ini menjadi poin tersendiri. Ibaratnya jika dianggap sudah pernah "magang" berarti sudah cukup pengalaman dalam pemerintahan

Yang saya fahami dari slogan sesarengan mbangun Blora adalah sebuah tekad untuk memuwujudkan Blora yang lebih tertata, maju dan sejahtera yaitu dengan cara mensinergikan semua potensi juga elemen karena harmoni dan kolaborasi dari beragam pemikiran mutlak diperlukan agar mengkristal menjadi satu visi demi Blora tercinta.

Alhamdulillah.

Posting Komentar

 
Top