0
BLORA, PKS Blora Online– Seluruh anggota FPKS DPRD Jawa Tengah harus bekerja keras memperjuangkan aspirasi masyarakat. Pasalnya, kedepan parpol yang akan bertahan adalah parpol yang relevan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR RI Dr H Jazuli Juwaini, dalam diskusi bertajuk  “DPRD Sudahkan Aspiratif?”, di lantai IV Gedung Berlian DPRD Jateng, Senin (22/2).

Langkah itu penting karena kedepan parpol yang akan bertahan adalah parpol yang paling relevan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sehingga kedepan PKS akan enak dilihat oleh masyarakat.

“Sesuai dengan visi dan misi partai kita, maka seluruh dewan PKS yang jumlahnya dari pusat hingga daerah sekitar 1.250 orang diharap bias menjadi yang terdepan dalam melayani masyarakat,”ungkapnya.

Tampil sebagai pembicara dalam diskusi atas kerjasama FPKS DPRD Jawa Tengah dengan Kelompok Diskusi Wartawan (KDW) Jawa Tengah tersebut, selain Jazuli Juwaini juga pengamat politik dari Undip Semarang, M Yulianto. Sebagai moderator HM Saronji SAg dari KDW.

Lebih lanjut disampaikan Jazuli, anggota dewan pada hakikatnya adalah penyalur suara masyarakat. Sehingga komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat itu harus menjadi budaya kerja bagi seluruh anggota FPKS.

“Keberadaan anggota dewan pada dasarnya adalah sejauhmana dia mampu memberikan dampak aspirasi dari setiap pelayanan masyarakat. Yang mau dapat pupuk, dewan PKS harus menyalurkan aspirasinya agar para petani dapat pupuk, dan sejenisnya. Tapi jangan ada yang mengerjakan proyek,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Jazuli juga minta kepada seluruh anggota FPKS harus bisa mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada public. Kinerja anggota dewan itu tidak cukup bisa dilihat masyarakt saja. Tapi kinerjanya harus bsia dirasakan.

“Apa yang sudah dikerjakan dan diperjuangkan disampaikan saja ke publik melalui media massa. Itu (info lewat media,red) bukan riak. Tapi adalah tanggungjawan kepada publik, bahwa kerjanya memang harus dilihat rakyat,”tegasnya.

Langkah itu penting karena kedepan parpol yang akan bertahan adalah parpol yang paling relevan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sehingga kedepan PKS akan enak dilihat oleh masyarakat.

Sementara itu pengamat politik Undip Semarang, Yulianto menilai, masyarakat masih belum sepenuhnya percaya dengan partai politik sebagai corong meneruskan aspirasi. Ini menjadi warning, agar parpol berbehan agar mendapat kepercayaan publik.

Salah satunya dengan meningkatkan kinerja anggota Fraksi di DPRD Jawa Tengah. “Fraksi ini merupakan perpanjangtangan dari parpol. Jadi harus benar-benar bisa sebagai sarana mensejahterakan rakyat Jateng,” katanya.

Masyarakat menilai lembaga yang bisa menyalurkan aspirasi rakyat justru organisasi sosial kemasyarakat (20,90 persen); media massa (12,20 persen); birokrat atau perangkat Negara (11,60 persen). Sedangkan partai politik hanya 5,20 persen.

“Jadi masyarakat sudah mulai jengah dengan partai, tak terkecuali PKS. Jadi harus ada terbosan dengan lebih mendekatkan diri ke publik untuk kembali mendapatkan simpatisan,” tambahnya.

Menurutnya, bakti sosial pengobatan yang selama ini dilaksanakan kader PKS harus terus dilaksanakan. Karena hal tersebut merupakan kerja riil yang sangat dirasakan masyarakat luas.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPW PKS Jawa Tengah, Kamal Fauzi meresmikan ‘Hari Aspirasi Fraksi PKS DPRD Jawa Tengah’. Masyarakat Jateng bisa menyampaikan aspirasi langsung ke media social dan langsung bakal ditindaklanjuti FPKS DPRD Jateng.

Posting Komentar

 
Top