0

Sri Rahayu saat memberikan pengarahan kepada Relawan Pandu Keadilan
DPD PKS Blora (30 April 2016)

BLORA.  PKS Blora Online - Memasuki musim penghujan yang ditandai dengan semakin tingginya curah hujan di sebagian besar wilayah Kabupaten Blora disikapi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora dengan memberikan sosialisasi pencegahan dan kewaspadaan menghadapi potensi bencana. Diantaranya mengantisipasi bencana banjir, tanah longsor dan puting beliung, serta tidak terkecuali masih ada potensi kebakaran.

Sosialisasi pencegahan dan kewaspadaan bencana tersebut dilakukan Kepala Pelaksana Harian (kalakhar) BPBD Blora, Sri Rahayu dengan memberikan imbauan melalui radio. Seperti yang dilakukan pada Senin (26/9) di Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Gagak Rimang 105’9 FM.

“Ini sudah masuk musim penghujan, sehinga warga masyarakat Kabupaten Blora harus waspada terhadapnya. Terutama yang tinggal di bantaran sungai, wilayah rawan longsor, dan puting beliung,” ucap Sri Rahayu.

Kepada masyarakat, pihaknya meminta agar terus meningkatkan kegiatan bersih-bersih saluran air dan gorong-gorong agar saat hujan deras tidak terjadi ketersendatan yang bisa mengakibatkan banjir.

“Mohon diperiksa juga pohon-pohon tua. Ranting dan dahan pohon yang rawan tumbang jika terkena angin dn hujan sebaiknya dipotong saja,” lanjut Sri Rahayu yang akrab disapa Bu Yayuk ini.

Ia menyebutkan untuk wilayah rawan banjir diantaranya Kecamatan Cepu, Kedungtuban, Kradenan, Randublatung, Sambong dan Kunduran. Sedangkan wilayah rawan longsor juga sama, ditambah Todanan, Jepon dan Bogorejo.

“Dalam bepergian siapkan peralatan pelindung diri, jangan berteduh di bawah pohon saat hujan, jangan berhenti di atas jembatan dan hindari baliho. Jika terjadi situasi kedaruratan bencana segera hubungi Posko BPBD Blora di nomor telpon (0296) 532599 atau menghubungi Kecamatan, Kades, Polsek dan Koramil terdekat,” pungkasnya. 

(ag-infoblora) / Tupri ; Sumber, infoblora.com

Posting Komentar

 
Top